Tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule) adalah salah satu tes psikologi yang digunakan untuk mengukur minat, kebutuhan psikologis, dan kecenderungan kepribadian seseorang. Dalam proses seleksi kerja maupun assessment psikologi, tes ini membantu menggambarkan bagaimana seseorang bersikap, mengambil keputusan, berinteraksi dengan orang lain, serta merespons tantangan.
Berbeda dengan tes kemampuan yang memiliki jawaban benar atau salah, Tes EPPS menggunakan pilihan pernyataan untuk mengetahui kebutuhan dominan dalam diri peserta. Memahami pola dan cara mengerjakannya sangat penting agar Anda dapat menjawab secara konsisten dan sesuai dengan karakter diri yang sebenarnya.
Cara Mengerjakan Soal Tes EPPS

Tes EPPS memiliki format yang berbeda dari tes akademik atau logika. Anda akan diberikan dua pernyataan dalam satu soal dan diminta memilih satu yang paling sesuai dengan diri Anda. Agar dapat mengerjakan dengan optimal, berikut beberapa cara dan strategi yang perlu dipahami:
1. Pilih Pernyataan yang Paling Mewakili Diri
Dalam setiap pasangan pernyataan, biasanya keduanya terlihat “baik”. Namun Anda tetap harus memilih salah satu yang paling menggambarkan kebiasaan atau kecenderungan diri Anda dalam situasi nyata.
2. Jangan Mencoba Terlihat Sempurna
Tes EPPS dirancang untuk mengukur kebutuhan psikologis, bukan untuk menilai benar atau salah. Jika Anda berusaha selalu memilih jawaban yang terlihat paling ideal, hasilnya bisa menjadi tidak konsisten.
3. Jawab Secara Spontan dan Natural
Terlalu lama berpikir dapat membuat Anda ragu dan mengubah kecenderungan asli. Bacalah kedua pernyataan, pahami maknanya, lalu pilih yang paling dekat dengan karakter Anda.
4. Perhatikan Konsistensi Jawaban
Beberapa kebutuhan psikologis akan diuji berulang dengan redaksi berbeda. Jika pilihan Anda berubah-ubah tanpa pola, hasil tes bisa menunjukkan inkonsistensi kepribadian.
5. Hindari Analisis Berlebihan
Tes ini bukan menguji kecerdasan logis. Jangan mencari “trik” tersembunyi di setiap kalimat. Fokus pada kesesuaian dengan diri sendiri, bukan pada asumsi tentang apa yang diinginkan perusahaan.
6. Bayangkan Situasi Nyata
Saat memilih, pikirkan bagaimana Anda benar-benar bertindak dalam kehidupan sehari-hari, bukan bagaimana Anda ingin terlihat.
Dengan memahami cara mengerjakan Tes EPPS secara tepat, Anda akan lebih siap menghadapi rangkaian soal yang menguji berbagai kebutuhan psikologis seperti prestasi, kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, dan ketekunan.
Contoh Soal Tes EPPS (Minat dan Pilihan)
Petunjuk: Pada setiap soal terdapat dua pernyataan. Pilih salah satu pernyataan yang paling sesuai dengan diri Anda.
Soal No 1
A. Saya merasa puas jika berhasil mencapai target yang sulit.
B. Saya merasa lebih tenang jika mengikuti arahan yang sudah jelas dari atasan.
Soal No 2
A. Saya senang menjadi pusat perhatian dalam suatu kelompok.
B. Saya lebih nyaman bekerja tanpa harus banyak disorot orang lain.
Soal No 3
A. Saya terbiasa merencanakan pekerjaan secara rapi dan terstruktur.
B. Saya lebih suka bekerja secara fleksibel tanpa terlalu banyak aturan.
Soal No 4
A. Saya menikmati bekerja dalam tim dan membangun hubungan akrab.
B. Saya lebih memilih bekerja sendiri agar lebih fokus.
Soal No 5
A. Saya tetap berusaha menyelesaikan tugas meskipun menghadapi banyak hambatan.
B. Saya cenderung mencari alternatif yang lebih mudah ketika menghadapi kesulitan.
Soal No 6
A. Saya ingin menjadi orang yang berpengaruh dalam kelompok.
B. Saya lebih senang mengikuti keputusan yang telah disepakati bersama.
Soal No 7
A. Saya merasa puas ketika dapat membantu orang lain menyelesaikan masalahnya.
B. Saya lebih fokus pada penyelesaian tugas pribadi terlebih dahulu.
Soal No 8
A. Saya menyukai pekerjaan yang memiliki aturan dan prosedur yang jelas.
B. Saya lebih menyukai kebebasan dalam menentukan cara bekerja.
Soal No 9
A. Saya menikmati tantangan baru yang berbeda dari rutinitas.
B. Saya merasa nyaman dengan pekerjaan yang stabil dan tidak banyak perubahan.
Soal No 10
A. Saya ingin mendapatkan pengakuan atas hasil kerja yang saya capai.
B. Saya tidak terlalu memerlukan pujian selama pekerjaan selesai dengan baik.
Soal No 11
A. Saya berusaha mempertahankan hubungan baik dengan banyak orang.
B. Saya cukup selektif dalam menjalin kedekatan dengan orang lain.
Soal No 12
A. Saya cenderung menyelesaikan pekerjaan sampai benar-benar tuntas.
B. Saya lebih suka berpindah ke tugas lain jika merasa sudah cukup.
Soal No 13
A. Saya merasa perlu menyampaikan pendapat meskipun berbeda dengan mayoritas.
B. Saya memilih menyesuaikan diri agar suasana tetap harmonis.
Soal No 14
A. Saya senang mencoba cara baru dalam menyelesaikan pekerjaan.
B. Saya lebih memilih metode yang sudah terbukti aman dan berhasil.
Soal No 15
A. Saya merasa termotivasi untuk menjadi yang terbaik dalam suatu bidang.
B. Saya merasa cukup selama dapat bekerja dengan stabil.
Soal No 16
A. Saya ingin memiliki kendali atas keputusan yang memengaruhi pekerjaan saya.
B. Saya merasa nyaman ketika keputusan diambil oleh pimpinan.
Soal No 17
A. Saya mudah memahami perasaan orang lain.
B. Saya lebih fokus pada fakta daripada perasaan.
Soal No 18
A. Saya ingin dikenal sebagai pribadi yang berprestasi.
B. Saya lebih ingin dikenal sebagai pribadi yang dapat dipercaya.
Soal No 19
A. Saya menikmati bekerja dalam suasana kompetitif.
B. Saya lebih menyukai kerja sama daripada persaingan.
Soal No 20
A. Saya tetap bertahan menyelesaikan tugas meskipun terasa melelahkan.
B. Saya mempertimbangkan ulang tugas jika dirasa terlalu menguras tenaga.
Soal No 21
A. Saya ingin diakui atas pencapaian pribadi yang saya raih.
B. Saya merasa cukup puas ketika tim saya berhasil, meskipun kontribusi saya tidak terlalu terlihat.
Soal No 22
A. Saya cenderung mengikuti aturan yang sudah ada.
B. Saya lebih suka menentukan cara saya sendiri dalam menyelesaikan tugas.
Soal No 23
A. Saya menikmati kesempatan untuk berbicara di depan banyak orang.
B. Saya lebih nyaman menyampaikan pendapat dalam kelompok kecil.
Soal No 24
A. Saya merasa terdorong untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sangat teliti.
B. Saya lebih fokus pada kecepatan penyelesaian pekerjaan.
Soal No 25
A. Saya senang berada dalam lingkungan yang penuh variasi dan perubahan.
B. Saya lebih menyukai rutinitas yang teratur dan dapat diprediksi.
Soal No 26
A. Saya ingin memimpin ketika bekerja dalam kelompok.
B. Saya lebih nyaman menjalankan peran yang sudah diarahkan oleh pemimpin.
Soal No 27
A. Saya merasa puas ketika dapat membantu orang lain berkembang.
B. Saya lebih fokus pada pengembangan diri sendiri.
Soal No 28
A. Saya sering memikirkan perasaan orang lain sebelum mengambil keputusan.
B. Saya lebih mempertimbangkan logika daripada perasaan dalam mengambil keputusan.
Soal No 29
A. Saya terdorong untuk menyelesaikan tugas meskipun terasa membosankan.
B. Saya mudah kehilangan minat jika tugas terasa monoton.
Soal No 30
A. Saya ingin memiliki kebebasan dalam menentukan langkah kerja.
B. Saya lebih nyaman jika ada arahan yang jelas sebelum mulai bekerja.
Soal No 31
A. Saya merasa penting untuk menjaga reputasi pribadi.
B. Saya lebih memprioritaskan kenyamanan pribadi daripada citra di mata orang lain.
Soal No 32
A. Saya menikmati suasana kerja yang kompetitif.
B. Saya lebih menyukai suasana kerja yang kooperatif dan saling mendukung.
Soal No 33
A. Saya merasa puas ketika dapat menyelesaikan tugas yang menantang.
B. Saya lebih memilih tugas yang risikonya kecil dan stabil.
Soal No 34
A. Saya cenderung menyesuaikan diri dengan keputusan mayoritas.
B. Saya tetap mempertahankan pendapat pribadi meskipun berbeda.
Soal No 35
A. Saya tertarik mencoba pendekatan baru dalam bekerja.
B. Saya lebih percaya pada metode yang sudah terbukti berhasil.
Soal No 36
A. Saya ingin dikenal sebagai orang yang tegas dalam mengambil keputusan.
B. Saya ingin dikenal sebagai orang yang mudah bekerja sama.
Soal No 37
A. Saya merasa terdorong untuk menyelesaikan tugas hingga hasil terbaik tercapai.
B. Saya merasa cukup jika tugas telah memenuhi standar minimum.
Soal No 38
A. Saya menikmati diskusi mendalam tentang gagasan dan ide.
B. Saya lebih menyukai diskusi yang langsung pada hal praktis.
Soal No 39
A. Saya ingin memiliki pengaruh dalam menentukan arah kelompok.
B. Saya lebih nyaman memberikan dukungan daripada mengambil peran utama.
Soal No 40
A. Saya tetap bertahan pada tugas meskipun menghadapi kesulitan yang berulang.
B. Saya mempertimbangkan mengganti strategi atau tujuan jika terlalu banyak hambatan.
Soal No 41
A. Saya merasa terdorong untuk menyusun rencana kerja secara detail sebelum memulai.
B. Saya lebih suka langsung bekerja dan menyesuaikan rencana di tengah proses.
Soal No 42
A. Saya ingin mendapatkan posisi yang memungkinkan saya memimpin orang lain.
B. Saya merasa lebih nyaman mendukung keputusan pimpinan.
Soal No 43
A. Saya berusaha menjaga hubungan baik dengan banyak orang.
B. Saya lebih memilih memiliki sedikit teman namun dekat.
Soal No 44
A. Saya tetap menyelesaikan tugas meskipun tidak mendapat apresiasi.
B. Saya lebih termotivasi jika ada penghargaan atas hasil kerja.
Soal No 45
A. Saya menikmati pekerjaan yang menuntut ketelitian tinggi.
B. Saya lebih menyukai pekerjaan yang dinamis dan tidak terlalu detail.
Soal No 46
A. Saya merasa penting untuk membantu orang lain yang sedang kesulitan.
B. Saya lebih fokus memastikan urusan pribadi selesai terlebih dahulu.
Soal No 47
A. Saya tertarik mencoba pengalaman baru yang belum pernah dilakukan.
B. Saya cenderung memilih hal yang sudah familiar dan aman.
Soal No 48
A. Saya ingin memiliki kebebasan dalam menentukan jadwal kerja.
B. Saya lebih nyaman mengikuti jadwal yang telah ditentukan.
Soal No 49
A. Saya terdorong untuk menjadi yang terbaik dalam setiap kesempatan.
B. Saya merasa cukup selama dapat bekerja secara stabil dan konsisten.
Soal No 50
A. Saya tetap menjaga komitmen terhadap tugas meskipun menghadapi tekanan.
B. Saya mempertimbangkan kembali komitmen jika situasi terasa terlalu berat.
Akses Ratusan Soal Tes EPPS Lengkap dengan Pembahasan
Berlatih Tes EPPS secara konsisten akan membantu Anda memahami pola minat dan kecenderungan kebutuhan psikologis dengan lebih jelas. Di kecermatan.com tersedia ratusan latihan Tes EPPS yang disusun sistematis berdasarkan aspek seperti achievement, dominance, affiliation, autonomy, dan lainnya. Materi dirancang menyerupai tes asli sehingga membantu meningkatkan kesiapan sebelum menghadapi seleksi kerja maupun assessment psikologi.